Table of Contents
- Apa Tes Skrining Prenatal?
1. Non-Invasive Prenatal Test (NIPT)
- Apa Tes Diagnostik Prenatal?
1. Chorionic Villus Sampling (CVS)
2. Amniocentesis
- Kenapa Tes Prenatal Penting?
- Keterbatasan Tes Prenatal
- Merencanakan Masa Depan
Apa itu Tes Skrining Prenatal?
Tes skrining prenatal adalah pemeriksaan yang dilakukan selama kehamilan untuk melihat kemungkinan bayi memiliki kondisi genetik atau kelainan kromosom tertentu.
Tes ini bukan untuk mendiagnosis, tapi hanya menunjukkan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan atau tidak untuk Moms, untuk membantu menjawab pertanyaan: "Apakah ada risiko lebih tinggi bahwa kondisi ini mungkin ada?"
Jenis tes skrining yang sering dilakukan adalah:
NIPT (Non-Invasive Prenatal Test)
Biasanya dapat dilakukan mulai usia kehamilan 10 minggu, tes ini menggunakan sampel darah ibu untuk menganalisis DNA bayi yang beredar dalam darah.
Untuk lebih lengkapnya Moms & Dads bisa baca di artikel Stemcord sebelumnya https://stemcord.co.id/mengenal-non-invasive-prenatal-testing/
Karena bersifat non-invasif (tidak mengambil sampel dari janin atau rahim), tes screening umumnya memiliki risiko yang sangat rendah bagi ibu maupun bayi.
Apa itu Tes Diagnostik Prenatal?
Tes diagnostik prenatal digunakan untuk untuk mengetahui secara pasti apakah terdapat suatu kondisi medis tertentu pada janin dimiliki oleh si bayi.
Tes ini bukan hanya menilai kemungkinan tapi memberikan informasi yang lebih pasti dan mengkonfirmasi adanya kondisi kelainan genetik dan kromosom.
Tes diagnostik akan membantu Moms & Dads menjawab pertanyaan: “Apakah bayiku memiliki kondisi ini?”
Tes diagnostik yang sering dilakukan adalah:
1. Chorionic Villus Sampling (CVS)
Biasa dilakukan antara usia kehamilan 10-13 minggu, CVS dilakukan dengan mengambil sedikit sampel jaringan plasenta untuk membantu mendeteksi kondisi genetik tertentu pada bayi.
2. Amniocentesis
Biasa dilakukan antara usia kehamilan 15-20 minggu, amniocentesis dilakukan dengan mengambil sedikit sampel cairan ketuban (amniotic fluid).
Kedua tes ini dapat mendiagnosa:
● Kelainan kromosom
● Kelainan genetik bawaan tertentu
Kedua tes diagnostik tersebut merupakan suatu prosedur invasif, jadi Moms dapat berkonsultasi dulu dengan dokter apabila ingin melakukan tes diagnostik ini.
Kenapa Tes Prenatal Penting?
Tes prenatal dapat memberikan informasi penting mengenai perkembangan bayi selama masa kehamilan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, orang tua dan tenaga medis dapat:
● Memantau kehamilan dengan lebih seksama
● Mempersiapkan perawatan khusus jika diperlukan
● Berkonsultasi dengan dokter atau konselor genetik
● Merencanakan persalinan dan perawatan bayi setelah lahir
Untuk Moms & Dads, memahami pilihan pemeriksaan yang tersedia dapat membantu merasa lebih tenang, lebih siap, dan lebih percaya diri dalam menjalani perjalanan kehamilan.
Keterbatasan Tes Prenatal
Meskipun tes prenatal modern sudah berkembang pesat, tidak ada tes yang bisa mengetahui setiap aspek dari kesehatan si buah hati.
Beberapa kondisi:
● Tidak dapat dideteksi dalam kehamilan
● Hanya terlihat setelah kelahiran
● Muncul dalam masa pertumbuhan anak
● Tidak termasuk dalam program tes skrining yang ada
Itu sebabnya perawatan janin dilakukan sepanjang masa kehamilan dan diikuti dengan skrining dan perawatan bayi baru lahir.
Merencanakan Masa Depan
Sambil mempersiapkan kelahiran si kecil, penting bagi Moms & Dads untuk juga mulai mencari tahu berbagai pilihan untuk perencanaan kesehatan jangka panjang.
Meskipun prenatal tests dapat memberikan banyak informasi penting mengenai perkembangan bayi selama kehamilan, tidak semua kondisi kesehatan dapat diketahui atau dideteksi sebelum lahir. Penting untuk Moms & Dads memikirkan pencegahan dan penanganan seumur hidup sang anak, seperti dengan cord blood banking, yang berfokus pada pengumpulan sel punca darah dari tali pusat bayi.
Jika prenatal tests membantu orang tua memahami perkembangan bayi selama masa kehamilan, maka cord blood banking merupakan keputusan yang dipertimbangkan untuk perencanaan kesehatan bayi di masa depan. Karena darah tali pusat hanya dapat dikumpulkan satu kali, yaitu saat bayi lahir, banyak calon orang tua memilih untuk mempelajari opsi ini sejak masa kehamilan sebagai bagian dari persiapan menyambut buah hati.
StemCord membantu keluarga dalam proses pengumpulan, pemrosesan, dan penyimpanan sel punca sesuai standar tinggi yang kami tetapkan. Dengan tim yang siap mendampingi sejak masa kehamilan hingga proses persalinan, orang tua dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang tepat bagi keluarga mereka.
Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai cord blood banking dan apakah layanan ini sesuai untuk kebutuhan keluarga Mom & Dads? Tim StemCord Indonesia siap membantu memberikan informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang tepat.
Sources
https://medlineplus.gov/genetics/understanding/testing/prenatal
https://www.acog.org/womens-health/faqs/prenatal-genetic-screening-tests